kisah cinta kita

kalau saja kamu tahu apa isi hatiku sekarang, kamu pasti marah samaku karena memang aku dan kamu pernah saling mencintai tapi tak satu pun diantara kita yang berani untuk mengungkapkan rasa cintanya. Saya memng orang yang pengecut waktu itu, saya benar benar blank kalau kamu dekat dekat dengan aku, yang aku pikirkan waktu itu adalah aku bukanlah orang yang tepat untuk wanita sesempurna kamu, aku masih polos dan aku belum punya pengalaman apa-apa dalam bercinta, tapi saat itu aku bahagia bisa melihat wajahmu saja sudah merupakan kebahagiaan bagiku, aku sangat menyesal tidak pernah untuk sekadar menyapamu ataupun memberi perhatian yang lebih kepadamu, tetapi dibalik aku diam aku sangat memperhatikan dirimu, aku hanya tidak tahu bagaimana cara mengekspresikan maksudku. Yah, kau sudah bahagia dengan pasanganmu sekarang, aku selalu berharap agar kebahagiaan kalian terus berlanjut, dan kisah kita?? kisah kita kau lupakan saja karena kita memang tidak pernah menjalani kisah cinta, lupakan? ya lupakan, hmmm..aku keliru.. sebenarnya memang tidak ada yang perlu diingat.

sekarang aku salah telah memberimu perhatian, aku memang bodoh mengapa aku mengharapkan orang yang sudah bahagia dengan pasangannya, kau tidak akan pernah merespon perhatianku kepadamu karena pasti kau punya orang yang lebih mengasihi kamu dan kalian terikat dalam suatu ikatan. Aku berbuat seperti itu karena perasaanku mengatakan kamu kurang bahagia dengan pasanganmu, akupun kaget mengapa tiba-tiba setelah sekian lama tidak berjumpa aku memberimu perhatian. Ah, mungkin itu hanya perasaanku saja, dan aku terlalu sok tau. Toh kamu juga tidak menganggap perhatianku itu.

ah, rumit memang, cinta itu rumit, mencari luas segi empat pun rumit jika kita tidak tahu rumusnya, walaupun kita tahu rumus mencari kecepatan suatu benda toh kalau tidak tahu jalan pemecahannya akan menjadi rumit. intinya apapun menjadi rumit kalau kita tidak mengerti cara dan pemecahannya.

dan nasibku sekarang? aku ingin lebih mencintai Tuhanku daripada seorang wanita. ke Tuhan saja aku tidak setia, aku sering melalaikan perintahnya, dan lebih sering melakukan larangannya. aku mau memberi yang terbaik buat Tuhan, wanita?? Tuhan akan memberi yang terbaik, hope so!

Iklan

yang kurang jelas, monggo ditanyakan :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: